
BALIKPAPAN (muikaltim,or.id) – Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Sabtu (31 Oktober 2026 / 20 Jumadal Ula 1448 H) telah menghasilkan kepengurusan baru.
Dalam sidang formatur MUSDA IX yang berlangsung khidmat dan demokratis, KH. Jailani Mawardi secara resmi terpilih dan mendapat amanah sebagai Ketua Umum MUI Kota Balikpapan Masa Khidmat 2026-2031.Mendampingi Ketua Umum terpilih, ditetapkan Ahmad Sobikhan, S.H. sebagai Sekretaris Umum MUI Kota Balikpapan.Sementara itu, posisi Wakil Ketua Umum dipercayakan kepada dua tokoh ulama kharismatik Balikpapan, yakni KH. Imam Taufiq Sachrul dan Ust. Drs. Muhammad Hendro, M.Ag.
Wakil Ketua MUI Kaltim KH Bukharie Noer waktu membuka Musda sudah berpesan Harmonisasi Ulama dan Umaro adalah Kunci.Sejarah mengajarkan, jika ulama dan umaro bersatu, umat akan kuat dan kota akan maju. Ulama dengan ilmunya memberikan arah moral dan spiritual, Umaro dengan kebijakannya memberikan jaminan kesejahteraan. Tanpa ulama, pembangunan kehilangan ruh. Tanpa umaro, dakwah kehilangan daya.
Karena itu kata Bukhari , MUI harus terus menjadi mitra kritis dan strategis bagi pemerintah.Kedua, Menjaga Jati Diri Madinatul Iman di Era Kota Global.
Lanjut Bukhari, Balikpapan hari ini bukan lagi kota biasa. Balikpapan adalah Beranda dan Penyangga Utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Tantangan globalisasi, modernisasi, migrasi penduduk, teknologi, dan pergeseran nilai akan sangat besar menerpa.
“Di sinilah peran MUI. Kita harus memastikan bahwa di tengah kemajuan infrastruktur dan ekonomi sebagai kota global, predikat “Madinatul Iman – Kota Beriman” tidak luntur. Justru kemajuan itu harus dibangun di atas fondasi keimanan dan ketakwaan,”tegasnya

Sementyara itu, Usai terpilih, KH. Jailani Mawardi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia memohon doa dan dukungan seluruh alim ulama, umaro, serta umat Islam Balikpapan agar mampu menjalankan amanah dengan istiqomah
.”MUI adalah rumah besar umat. Kami akan merangkul semua ormas Islam, memperkuat ukhuwah, dan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga Balikpapan tetap Madinatul Iman di tengah tantangan kota global dan penyangga IKN,” ujarnya. (Ghib)
![]()