
SAMARINDA (muikaltim ,or id) Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) MUI Pusat selama dua hari ke Kalimantan Timur, menemui pengurus MUI dan tokoh masyarakat, ungsur Pendidikan dan pesantren di Kaltim, dilanjutkan dengan Audiensi dengan Wakil Gubernur kaltim Seno Aji. di Ruang Rapat Wagub Kaltim, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu, 16 September 2026.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyambut hangat kedatangan rombongan monev MUI kaltim, sekaligus mengapresiasi MUI Pusat yang telah melaksanakan monev untuk MUI provinsi Kaltim.
“Atas nama Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud dan Pemprov Kaltim kami ucapkan selamat datang dan terima kasih silaturahminya, semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semuanya,”ujar Wagub Seno Aji
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Dr H Seno Aji menjelaskan, hingga saat ini Pemprov Kaltim terus berupaya mendukung berbagai program yang dijalankan MUI, meskipun dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan anggaran APBD Provinsi Kaltim.
“ Akibat efisiensi, anggaran kaltim terus merosot, tahun 2026 APBD Kaltim Rp 20 Triliun, tahun 2026 sebesar Rp 15 Triliun dan tahun 2027 berkurang lagi hingga 12 Triliun,”jelasnya
Wagub menekankan , Pemprov pasti memberikan dukungan penuh kepada MUI dalam mengembangkan program kerja di daerah, apalagi, lanjut Wagub, Gubernur Kaltim juga merupakan Bendahara MUI Pusat. Karena itu, Pemprov Kaltim siap mendukung berbagai program yang dijalankan MUI selama ini.
Bahkan, setelah pertemuan tersebut, hasilnya akan dilaporkan kepada Gubernur Kaltim Dr H Rudi Mas’ud (Harum). Harapannya, hasil penilaian Monev MUI Pusat Regional Kalimantan dapat membawa MUI Kaltim menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan program kerja.
Wagub berharap , Pertemuan ini diharapkan mempererat kerja sama agar program keagamaan dari MUI dan target pembangunan dari Pemprov Kaltim dapat berjalan beriringan demi kemaslahatan warga Benua Etam.
“Semoga kita bisa bersama-sama saling mendukung, sehingga program MUI berjalan dan program Pemprov juga terlaksana sesuai target yang diharapkan warga kaltim

Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Dr H Masyhuril Khamis menjelaskan, tujuan kunjungan tersebut selain untuk bersilaturahmi juga menyampaikan laporan bahwa Tim Monev MUI 2026 siap melakukan penilaian terhadap program kerja MUI Kaltim.
“Alhamdulillah, dari laporan Tim Monev, Kaltim sudah memiliki program yang baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Masyhuril Khamis.
Sementara itu ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid menjelaskan, Monev MUI kaltim tahun 2022 kaltim urutan 6, dan tahun 2024 turun urutan kesebelas, dibawah Kalimantan Selatan. Saya berharap tahun 2026 ini monev kaltim bisa meningkat minimal no 1 di Kalimantan.
KH Muhammad Rasyid prihatin, Kaltim daerah paling kaya no 2 di Indonesia, tapi anggaran MUI kalah jauh dibanding di Jawa Timur, Sumatera Barat, bahkan aceh.
“Pada tahun 2024 kaltim Monev urutan 11 dengan anggaran 700. Juta, jatim wajar peringkat 1 karena anggaran 11 Miliar, Sumbar 9 Milyar, padahal kekayaan kaltim melebihi 2 daerah tersebut, jadi saya mohon agar pemprov bisa memaksimalkan anggaran MUI kaltim agar dalam pembinaan umat bisa lebih dirasakan masyarakat.
Hadir mendampingi Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, Bendahara Dewan Pimpinan MUI Pusat Hj Trisna N Yuliati Djuwaeli dan Tim Monev MUI 2026 H Darmawan. Hadir pula Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid dan Sekretaris Umum MUI Kaltim H Hasmidi Junaidi, Komisi Infokom Medan sekretariat MUI Kaltim. Dari OPD Pemprov Kaltim, turut mendampingi Wagub, yakni perwakilan Biro Kesra dan Sekretaris Badan Kesbangpol Kaltim Ahmad Firdaus Kurniawan. (Roghib )
![]()