BALIKPAPAN (muikaltim,or id) Ketua Umum MUI Provinsi kaltim KH Muhammad Rasyid menyempatkan bertakziah ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan Habib Mahdar Abubakar Al Qadri yang wafat pada Senin (1/9/2025) bertepatan dengan 8 Rabi’ul Awal 1447 H.Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Balikpapan periode 2025–2030 ini wafat karena penyakit jantung.

Walaupun sudah satu minggu meninggalnya Habib yang dikenal rendah hati tersebut, tidak mengurangi rasa simpati dan duka yang mendalam KH Muhammad Rasyid dan jajaran MUI Prov kaltim untuk hadir menyampaikan duka cita.
“karena waktu beliau meninggal saya tidak bisa takziah karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan, Dan alhamdulillah sekarang bisa berkesempatan bertakziah dengan istri dan keluarga beliau, dan sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran MUI Kota Balikpapan, yang kebetulan almarhum sebagai ketuanya,”ujar KH Muhammad Rasyid kepada media di Balikpapan Rabu 3 september 2025.

Dalam kesempatan tersebut KH Muhammad Rasyid didampingi Wakil Ketua umum MUI kaltim KH Muhammad Haiban, Ketua Komisi pendidikan dan kaderisasi M Muhamad Khozin,M.Pd, ketua Komisi Informatika dan komunikasi Drs Muhammad Roghib dan staf MUI Agus Andriani.
Rombongan MUI kaltim diterima langsung Wakil ketua Umum MUI Balikpapan H Sutrisno dan jajaranya, istri almarhum Ibu Erlia n , anak almarhum Alif Syarif Alpian dan keluarganya lainya.
Dalam sambutanya KH Muhammad Rasyid dan atas nama MUI Prov kaltim menyampaikan duka cita yang mendalam dan merasa sangat kehilangan sosok almarhum yang rendah hati dan terbuka dan penuh pengabdian kepada umat.Selain itu, menurut KH Muhammad Rasyid, Almarhum juga merupakan seorang ulama yang gigih memperjuangkan kepentingan umat, sosok yang menyatukan umat.

“ beberapa kali bertemu, beliau sosok yang familiar, terbuka dan enak diajak berdiskusi sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan umat karena kiprahnya yang penuh pengabdian kepada umat, menyatukan umat saya yakin beliau khusnul Khatimah,” kata imam besar Islamic Center Samarinda ini.
KH Rosyid berharap secepatnya ada ketua MUI balikpapan yang baru yang bisa meneruskan ide ide dan program programnya yang membantu dan melindungi umat.
Sementara itu wakil ketua Umum MUI Kota Balikpapan H Sutrisno SE, menyambut baik kehadiran rombongan MUI provinsi yang bertakziah ke Almarhum ketua MUI Balikpapan. Pihaknya juga merasa kehilangan sosok yang menjadi panutan Umat, khususnya jajaran keluarga besar MUI Balikpapan
“Dalam memimpin MUI beliau sangat berkomitmen MUI untuk memperkuat peran sebagai pelindung, pelayan umat, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga moral dan kondusifitas kota Balikpapan yang berdekatan dengan IKN . Untuk melindungi umat, beliau juga keras terhadap kelompok Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang ada di Balikpapan,”cerita sutrisno (M Roghib)
![]()