
SAMARINDA (muikaltim,or id) Hasil Musyawarah Pembentukan Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) Kota Samarinda tahun 2026 memberikan amanah kepada H Syafarudin, S,sos sebagai Ketua FKUB periode 2026-2031 , musyawarah di gelar di ruang Kantor BAPERDA (Ruang Klinik) Kota samarinda Jalan Dahlia, Kamis 30 April 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut kepala kemenag Kota Samarinda Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda Yosua Laden, S.STP., M.Si, Kepala Kementerian Agama Kota Samarinda Drs. H. Nasrun, M.H, Kabag Kesra Pemkot Samarinda Syamsu Nur, SE.,MM, serta para tokoh agama dari berbagai unsur, antara lain Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
Syafarudin yang juga Ketua Tim Walikota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, dalam sambutanya, mengucapkan terimakasih atas amanah yang dipercayakan sebagai ketua FKUB. Ia berharap kepengurusan baru lebih produktif dan bisa mengemban amanah dengan baik dan harmoni masyarakatnya.
“Saya mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan kepada saya, semoga saya bisa amanah dan mampu mengemban tugas berat untuk membantu kondusifitas dan menjaga kerukunan masyarakat di Samarinda,”ujar Syafarudin.
Mantan Anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Fraksi PKB ini berjanji akan menyelesaikan beberapa PR sebelumnya seperti adanya masalah pembangunan gereja yang belum tuntas, pembangunan sekretariat FKUB dan berbagai masalah lainya.

Kepala Kementerian Agama Kota Samarinda Drs. H. Nasrun, M.H, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah ini serta menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan.
Ia juga berharap FKUB dapat menjadi garda terdepan dalam membangun komunikasi yang harmonis serta mampu merespons berbagai dinamika sosial keagamaan dengan bijak dan solutif.

Menurutnya, Pembentukan FKUB periode 2026–2031 ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi kerukunan umat beragama di Kota Samarinda, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Dengan keberagaman yang dimiliki, Samarinda memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan.
Semantara itu ,Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda Yosua Laden, S.STP., M.Si, berharap pengurus baru FKUB bisa menyelesaikan beberapa permasalahan yang selama ini menjadi PR pemerintah Kota Samarinda, yaitu masalah pendirian tempat tempat ibadah, seperti gereja, musholla (masjid), Wihara dal lain lain.
“Kalau kita coba buka di medsos ada viral masalah pendirian gereja Toraja dan gereja gereja lainya, semoga di pengurusah FKUB yang baru bisa dengan bijak menyelesaikan masalah ini,” ujarnya
Lanjut Yosua, selama ini banyak pejabat, camat sampai RT, banyak yang tak tau dan paham pendirian rumah ibadah, sehingga sering timbul konflik atau kesalahpahaman, antara pihak rumah ibadah , Masyarakat , bahkan pejabat setingkat camat atau lurah.
Oleh karena itu kedepan , Pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada camat, lurah tentang tugas FKUB. Harapan agar masyarakat bisa mematuhi dan bekerja sama sehingga masalah pendirian tempat ibadah bisa diselesaikan dengan bijak dan penuh kekeluargaan. (Roghib)
![]()