Silaturahmi dan Pemberian Tali Asih Untuk Ulama

SAMARINDA WWW.MUIKALTIM,ORG- Para Ulama, ustadz, ustadzah  dan tokoh masyarakat terlihat sumringah, saling sapa , saling berjabat  tangan. Mereka tentu saja senang dan bahagia karena bisa bersilaturahmi ,  mungkin sudah bertahun tahun tidak ketemu, mereka sangat terharu bahkan tidak sedikit yang menangis karena bisa bertemu sahabat lama.

Adalah Majelis Ulama Indoneia MUI Kaltim yang sengaja mengundang para ulama, ustadz dan tokoh masyarakat tak terkecuali para pengurus MUI untuk bersilaturahmi dan menerima tali asih.

“Sengaja kami mengundang dan menfasilitisai menghadirkan para ulama, para ustadz, tokoh masyarakat dan pengurus MUI dalam rangka acara silaturahmi dan pemberian THR , untuk pemberian THR ini kami

prioritaskan ulama yang sepuh, ulama yang sedang sakit, mereka tentu sangat membutuhkan biaya untuk sehari hari khusus biaya  perayaan Idul Fitri.” ujar Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has.

Menurut Hamri Has, Para ulama ,para ustadz, pengurus MUI masing masing  mendapatkan tali asih sebesar Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah.

THR untuk 100 ulama, ustadz dan para pengurus MUI berasal Rp 100 Juta bantuan  dari Gubernur Kaltim H Isran Noor dan  dan Rp 50 Juta berasal dari pengusaha Muslim H Yoes Soetomo.

“Alhamdulillah MUI Kaltim dapat bantuan dana dari pak Gubernur Kaltim H Isran Noor Rp 100 Juta untuk THR  dan tambahan Rp 50 Juta dari Pak Yos Soetomo, jadi 100 ulama dan ustadh rata rata menerima THR rp 1.500 ribu/ orang, “ kata KH Hamri Has.

Lanjut KH Hamri Has MUI sangat berterima kasih kepada para  donator dan dermawan, khususnya Gubernur Kaltim dan Yos soetomo yang sudah membantu dan menyumbangkan dananya kepada MUI yang semua pengurusnya rata rata ulama sepuh dan para ustadz dan tentu saja dana tersebut sangat berarti bagi mereka yang rata rata sudah pansiun.

Dalam sambutanya  KH Hami Mas mendoakan agar pak Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Yoes Soetomo selalu diberikan kesehatan dan keberkahan, sedekah tidak mengurangi harta  tetapi  malah menambah nambah barokahnya, sedekah juga bisa  menolak bencana yang bersangkutan”Dalambanyakhadits, Rasulullah menegaskan pentingnya sedekah sebagai tameng  penolak bala.

 

“Sungguh, sedekah dapat memadamkan panasnya kubur orang yang bersedekah, akan dapat naungan pada hari kiamat dengan payungan sedekahnya“ (HR Thabrani). “Sedekah dapat mencegah 70 macam  bencana, yang paling ringan adalah penyakit kusta dan supak“ (HR Thabrani). ”Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tak dapat melewati sedekah“ (HR Thabrani). ‘’Obatilah orang sakitdiantara kalian dengansedekah“ (HR Baihaqi).”” Kata KH Hamri Has mengakhiri sambutanya.

Sementara itu H Yos Soetomo yang ikut membantu THR para ulama mengatakan, Ulama adalah penjaga NKRI,  pejuang NKRI,  penjaga ummat sudah selayaknya, bahkan seharusnya untuk mendapatkan jaminan dalam kehidupan sehari harinya.

Lanjut Bos  Hotel Senyiur ini sangat berdosa membiarkan para ulama dalam kekurangan khususnya dibidang ekonomi.

“Ulama adalah penjaga NKRI, penjaga ummat,  Ulama adalah pewaris para Nabi.Pemerintah atau masyarakat sangat berdosa membiarkan ulama dalam kekurangan,”ujar Yoes Soetomo.

Lanjut Yos Soetomo , ia sangat mengapresiasi MUI yang bisa menfasilitasi dengan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan kepada para ulama, dan semoga acara acara seperti ini bisa terus dilakukan, buhan hanya bentuk THR tapi kesejahteraan yang lebih luas.(Roghib)