
SAMARINDA (muikaltim,or id) lomba video Sejarah Perjalanan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi, yang pesertanya dari MUI Provinsi se-Indonesia diumumkan di acara perayaan puncak Milad MUI ke-50 MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (26/7/2025).
Juara pertama MUI Jateng, Juara kedua MUI Gorontalo dan Juara Ketiga MUI Kalimantan Timur. Juara I, II, dan III akan mendapatkan hadiah tropi, piagam penghargaan serta uang pembinaan sebagai berikut: Juara I Rp. 5 juta rupiah Juara II Rp. 3 juta rupiah Juara III Rp. 1,5 juta rupiah Video terbaik akan dipublikasikan secara nasional melalui media resmi MUI Pusat.
Sekretaris MUI Prov kaltim Drs KH Samudi yang hadir di acara puncak Milad MUI merasa bangga dan bersyukur MUI kaltim mendapat juara ke tiga, dan Ia berharap, hal ini menjadi motivasi pengurus MUI, khususnya komisi Infokom MUI dan tim (yang bertanggung jawab dalam pembuatan video ini) untuk terus meningkatkan kegiatan kegiatan dan karya demi untuk membina umat.
“Kami mengucapkan selamat kepada tim kreatif pembuat Video sejarah MUI Kaltim, dan apresiasi tinggi, karena karya kita diakui tingkat nasional, semoga kedepannya bisa dipertahankan , atau lebih baik lagi,”ujar KH Samudi.
Sebelumnya, dalam rangka Milad Majelis Ulama Indonesia ke 50 Tahun, panitia mengadakan lomba video Sejarah Perjalanan Majelis Ulama Indonesia Provinsi. Dalam video tersebut diharapkan dapat tergambar sejarah perjalanan serta kiprah dan peran Majelis Ulama Indonesia provinsi sebagai khadimul umat (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah). Dalam video juga bisa digambarkan keterkaitan MUI di provinsi tersebut dengan tradisi atau karakteristik lokal.
Sementara itu ketua Tim kreatif pembuat video sejarah MUI kaltim, M Roghib merasa bersyukur karena pembuatan video yang waktunya terbatas dan persiapan seadanya, bisa mendapatkan penilaian yang diperhitungkan di tingkat Nasional, yaitu pemenang ke tiga. Ia, mengakui, keberhasilan tersebut tak lepas dari kolaborasi Komisi Infokom MUI kaltim dan Sekretariat
Jelas Roghib, dari video yang dibuat menggambarkan tentang sejarah berdirinya MUI kaltim yang penuh liku-liku karena pengaruh peristiwa G 30 PKI dan menjadi pengurus MUI dari masa berdirinya hingga saat ini, serta kiprah dan peran,para ketua dan pengurus kepada masyarakat di kaltim.
“ Dalam membuat video, kami mencari referensi dari buku buku sejarah MUI, dan wawancara dari saksi serta pelaku sejarah seperti Ketua MUI kaltim KH Muhammad Rasyid, beliau sejak masih muda sudah aktif di organisasi seperti NU, MUI, bahkan pernah menjadi anggota DPRD, jadi beliau tau betul sejarah dan kenal dengan ketua-ketua mui pada waktu itu,”jelas Roghib. (Fatimah)
![]()