MUI kaltim  Gelar Pelatihan Pelatih Habsyi

SAMARINDA (muikaltim,or id) Sebagai bentuk kepedulian pada kesenian dan kebudayaan daerah,  khususnya  kesenian islam , MUI kaltim melalui Komisi Seni  Budaya  menyelenggarakan kegiatan pelatihan pelatih Habsyi tingkat Kalimantan Timur, bertempat di Hotel Grand Puri Senyiur Samarinda,  Sabtu 9Agustus 2025.

Dalam Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber , yaitu Drs Syarif Syarifudin,Mpd, dengan membawa materi Hakekat shalawat dan pengenalan alat, kemudian Dr Hj Sri Wahyuni .SE.MSi, dengan makalah pengenalan dasar teknik vokal  dalam bersyair dan pemateri terakhir ,Ferdiansyah bachsan,SPdi,SPd dengan materi Metode pelatihan dan penampilan.

Kegiatan Pelatihan tersebut dibuka oleh Ketua Bidang Seni Budaya Islam MUI kaltim Ust Maksum Arif,S.Hi. Dalam sambutannya  mengatakan, Seni dan budaya Islam memiliki peran penting dalam penyempurnaan akhlak. Melalui berbagai bentuk ekspresi ,  atau rekayasa seni,  ajaran-ajaran Islam dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami, sehingga dapat membentuk karakter dan perilaku mulia sesuai dengan islam

Lanjut Maksum Arief , ia mengapresiasi Komisi seni dan budaya  bisa  menjadi agen perubahan di bidang kesenian sholawat Habsyi , dengan rekayasanya bisa menjunjung tinggi nilai nilai kebudayaan.

“Seperti dalam Hadits Innama bu’itstu liutammima makarimal akhlak ,yang artinya  “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”. Adalah salah satu tugas seniman untuk melakukan rekayasa budaya yang serasi dengan islam sehingga dengan seni bisa menyampaikan pesan pesan akhlak yang mulia,”kata  Maksum Arief

Jelas Arief,  sholawat melalui seni Habsyi memang bisa menjadi cara yang menarik perhatian masyarakat, terutama jika dibawakan dengan baik dan kreatif. Habsyi, sebagai seni musik bernafaskan Islam, memiliki daya tarik tersendiri yang bisa dimanfaatkan untuk syiar Islam dan kecintaan pada Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu Ketua panitia Pelaksana Drs H Agus Purnama melaporkan ,kegiatan Pelatihan Pelatih Habsyi para pesertanya dari kelompok kelompok habsyi se-kalimantan yang jumlah pesertanya 50 orang.

Adapun tujuannya adalah  untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para pelatih habsyi agar dapat membimbing dan melatih anggota habsyi di daerahnya dengan lebih baik.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan baru mengenai seni Habsyi, termasuk teknik permainan alat musik, syair-syair, dan metode latihan yang efektif.,” ujar Agus purnama.(Ghi

Loading

Solverwp- WordPress Theme and Plugin

Sosial Media MUI Kaltim