MUI Kaltim Dan Forum Kebangsaan Gelar Halal Bi Halal

SAMARINDA (MUI KALTIM) -Majelis Ulama Indonesia MUI Kaltim bekerja sama dengan Forum Kebangsaan dan Pemprop Kaltim gelar halal bi halal di Aula Hotel Senyiur Jalan Diponegoro Samarinda Ahad  (8/7). Tampak hadir pada acara itu, Pejabat Pemprov Kaltim Pengurus MUI Prov, Pengurus MUI Samarinda, Kapolda Kaltim  Irjen Pol Priyo Wdyanto  Kapolres Samarinda,  Kombes Pol  Vendra Riviyanto, Calon Gubernur Kaltim H Isran Noor, Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi  Pemuda dan lan lain.

Sambutan Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has (Fhoto Roghib)

Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has mengatakan bahwa acara halal bi halal adalah sebagai ajang saling memaafkan,saling mengikhlaskan antar komponen masyarakat, apalagi habis Pilgub yang sebelumnya tegang kini bisa hidup tentram dan tenang kembali, paslon yang menang tidak berlebihan merayakannya dan yang kalah legowo dan berbesar hati.

” Semoga halal bihalal ini  kita bisa  saling bertatap muka,saling menyapa dan saling menyebarkan kedamaian. Dan terutama saling memaafkan dan mengikhlaskan,: Ujar KH Hamri Has

Tak lupa KH Hamri Has mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu terlaksananya acara halal bi halal ini, utamanya pemilik hotel senyiur Yos Soetomo yang tidak ada bosannya membantu kegiatan MUI.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak Gubernur, bapak Yos Soetomo yang telah membantu acara halal bihahal, beliau berjanji sampai mati akan membantu MUI, subhanlloh,”Ujar Ketua MUI Kaltim KH Hamri Has

KH Hamri Has menghimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim  untuk selalu menjaga silaturahmi,  untuk saling memaafkan, menjaga ketentraman , kedamain , baik dalam kehidupan sehari hari terutama selama dalam proses Pilgub, Pileg dan Pilpres.

Kapolda kaltim  Irjen Pol Priyo Wdyanto dalam sambutanya  mengatakan kalau acara yang dihadiri Calon Gubernur Kaltim H Isran Noor ini sangat tepat dilakukan untuk saling memaafkan saling bertegur sapa, saling berkomunikasi untuk merajut tali silaturahmi antar umat dan suku  di kaltim.

“ Saya sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh MUI, Tokoh kebangsaan, Tokoh Agama yang bisa menggelar acara halal bihalal ini karena sangat besar manfaatnya buat menyatukan masyarakat kaltim, menyatukan antar suku, antar agama sehingga kaltim terus aman dan kondusif,” ujar kapolda Kaltim

Lanjut Kapolda pihaknya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada komponen masyarakat kaltim bahwa, tahapan pilkada kaltim yang diikuti 4 pasangan calon bisa berjalan lancar, aman dan kondusif ini adalah berkat doa dan komitmen masyarakat kaltim yang igin selalu menjaga daerahnya.

“Terimakasih kepada rakyat kaltim yang kompak menjaga keamanan, ketentraman dan kondosifitas, terimakasih kepada masyarakat kaltim yang sudah bisa berdemokrasi dengan sehat dan cerdas dan ini perlu terus dipertahankan.

Ulama dan tokoh masyarakat menghadiri Halal Bi Halal

Sementara itu Ustadz Zarus Azhar dari  Jawa Timur yang mengisi ceramah dalam acara halal bihalal yang di gelar MUI Kaltim menjelaskan tertang kehadiran  gerakan-gerakan Islam  internasional di Indonesia seperti HTI, MMI, an lain-lain – yang nampaknya mencoba ingin mereformasi Islam dan Negara Kesatuan Republik Indonesia secara ekstrim, sehingga menggoyang keharmonisan kehidupan bangsa ini yang masyarakatnya multi-kultur. Selain kelompok keagamaan, kelompok-kelompok masyarakat berbasis kesukuan juga ingin menonjolkan identitasnya, sehingga jika tidak disikapi dengan baik justru akan merongrong keutuhan negara ini.

Menyikapi ini maka diperlukan konsep Islam yang dapat menjaga keutuhan masyarakat multi-kultur yang sudah sekian lama hidup dalam ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Konsep yang dimaksud adalah Islam Nusantara. (Ghib)