Ketua MUI Kaltim Berharap, Seminar Merajut Ukhuwah Islamiyah bisa memperkokoh Kerukunan di Kaltim

Ketua MUI kaltim KH Muhammad Rasyid bersama para nara sumber dari Kanwil Kemenag, Kapolda kaltim dan Kejaksaan kaltim (Foto M Roghib)

Samarinda ,www.muikaltim.org- Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi  Kalimantan Timur  masa khidmah 2021-2026 yang dikukuhkan oleh   Sekretaris umum MUI Pusat  Amirsyah Tambunan,ini  diwarnai dengan berbagai kegiatan seperti  Rakerda ,  Serah terima Peserta Pendidikan Kaderisasi ulama (PKU) Angkatan V dari Universitas Darussalam Gontor kepada Pemprov kaltim. Dan terakhir Seminar Merajut Ukhuwah Islamiyah.

Kegiatan tersebut digelar  pada tanggal 21/sd 22 Maret tersebut bertempat di Hotel Senyiur  di Jl. Pangeran Diponegoro No.17-19, Pelabuhan, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur belum lama ini (22/3)

Seminar Merajut Ukhuwah Islamiyah  dengan Tema  Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah Kalimantan Timur menyongsong IKN Nusantara, ini menghadirkan  pembicara dari Kakanwilk Agama provinsi kaltim Drs Masrawan,M.Si ( dengan makalah  Moderasi Beragama). 2 Kapolda kaltim (Yang diwakili Kabid Bimas Syaifuddin,SH (  dengan makalah berbagaimasalah pemahaman agama  islam dan solusi di Kaltim)  dan pembicara terakhir adalah Kepala Kejaksaan Tinggi  Kaltim  yang diwakili Kabid Intel  Martopo Budi Santoso (dengan makalah mengantisipasi  Aliran Bermasalah  Internal Keberagaman, islam di kaltim)

Seminar dihadiri 250 Orang terdiri dari para Pejabat, Tokoh Agama dan Pengurus MUI Kaltim dan MUI Kab Kota (Foto m Roghib)

Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid mengapresiasi dilaksanakanya seminar Merajut Ukhuwah Islamiyah yang digelar Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Kaltim dan berharap bisa Memperkokoh , memperkuat kerukunan umat beragama di kaltim, memperkuat ukhuwah suasana perdamaian dan ketenangan umat dalam beribadah. Ditengah banyak perbedaan keyakinan dan kepercayaan, perbedaan politik dan lain lain.

Pembukaan seminar ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur kaltim H Isran Noor) (Foto M Roghib)

Menurut KH Muhammad Rasyid ada beberapa  cara agar ukhuwah ini bisa diwujudkan dan dilaksanakan yaitu  pertama  kita  menerima kekurangan, kepercayaan, keyakinan dan agama lain dengan lapang dada dan penuh toleransi .

Kedua  yang banyak membikin gaduh dan berisi  fitnah adalah medsos, makanya diperlukan etika  bermedsos, diperlukan kearifan dan bijak dalam menulis di Medsos.

“ saya berhartap MUI dengen dukungan berbagai p;ihak akan lebih mampu kedepanya memberikan peran positif bagi  kemujian kaltim dan Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah Kalimantan Timur dalam rangka  menyongsong IKN Nusantara,” harap KH Muhammad Rasyid.

Ketua MUI KH Muhammad Rasyid memberikan sambutan di acara seminar Merajut ukhuwah islamiyah (Foto M Roghib)

Sementara itu Ketua Panitia   Seminar  Merajut Ukhuwah Islamiyah Drs. Darwis, M.SI mengatakan, tujuan dari seminar ini   Pertama untuk Memperkokoh dan mempertahankan idiologi Pancasila, Memperkuat kerukunan umat beragama (inter, antar dan dengan pemerintah,  Memperkuat ukhuwah suasana perdamaian dan ketenangan umat dalam beribadah.

Kedua memberikan pencerahan dan formasi dalam berbagai aspek dari kajian Ukhuwah Islamiyah sepeti Moderasi beragama, gerakan Pembaruan Islam, prilaku sosial, sosiak poltik dan budaya, program religious Kalimantan Timur, pemahaman agama Islam, gerakan Islam di Indoensia: Problem dan solusinya dan ukhuwah Islamiyah.

Hadir dalam seminar sekitar 250  orang terdiri Para Pejabat Kaltim, Tokoh Agama Kaltim, Pengurus harian dan Anggota Komisi MUI kaltim,  Majelis taklim,  Para Ketua Dan Sekertaris MUI se-kaltim.

Wartawan/Redaktur: M Roghib