Hindari Riba MUI Kaltim Pelopori Bisnis Syariah

 

Para Peserta Sosialisasi Pembentukan

 

Samarinda , MUI Kaltim – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat telah merumuskan pembentukan tujuh Pusat Inkubasi Bisnis Syari’ah (Pinbas) tersebar di beberapa daerah Indonesia untuk mewujudkan ekonomi Islam lebih maju, berkembang dan kuat sebagai pilar pertahanan akidah umat.

“MUI Pusat menetapkan prioritas  10 provinsi  yang telah dibentuk sebagai Pinbas percontohan  yakni Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Maluku, NTB,MUI DKI ,MUI Banten, MUI Jawa Barat dan MUI Kalimantan Timur,” Ujar  Ketua Komisi Pemberdayaan ekonomi umat Ir H Ibnu Nirwani M,Si dalam seminar  Sosialisasi dan Pembentukan  Pendirian Pusat Inkubasi Bisnis Syari,ah (Pinbas) oleh  Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur  di Hotel Grand Sawit  Samarinda belum lama ini (20/9) .

Ia menjelaskan Pinbas percontohan ini belum bisa berjalan mulus termasuk kaltim karena beratnya memenuhi persyaratan berdirinya Pinbas. Padahal dalam Rapat kerja (Raker) Nasional kedua pembentukan Pinbes Syariah MUI Pusat pada tanggal 14-16 Pebruari 2018  di Palembang  MUI Pusat meminta semua MUI Propinsi membentuk Pinbas hingga sampai kab /kota.

Sosialisai Pembentukan Pinbas (Fhoto Roghib)

Lanjut Ibnu Nirwani MUI menyadari pembangunan ekonomi umat bukan domain dan kompetisi keahlian ulama, oleh karena itu MUI menggagas  dan membentuk kelembagaan  Pinbas syariah sebagai wadah kerja bareng  semua stake holder yang memiliki kompetesi  tugas dan kewenangan  dalam pembangunan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.

“Oleh karena itu saya mengundang MUI Kab Kota , Asbisindo,Masyarakat Ekonomi syariah, ICMI, Dewan Masjid Indonrsia  (DMI) untuk sosialisasi  sekaligus pembentukan Pinbas MUI Kaltim sebagai lembaga untuk kerjasama membantu umat  dalam pengembangan usaha serta meningkatkan kesejahteraanya,”Ujar mantan Sekda Pasir ini.

Sementara itu Ketua MUI kaltim yang diwakili oleh Sekertaris Umum kaltim H Syahruddin sangat mendukung seminar dan pembentukan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbes). Pinbes dibentuk MUI dapat terlibat langsung mengayomi masyarakat terutama pelaku usaha kecil dan menengah. MUI, lanjut dia, ingin mewujudkan ekonomi sebagai pilar dalam mempertahankan akidah umat Islam

Ia mengatakan MUI melalui PINBAS siap memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha makanan sebagai jaminan bahwa makanan yang dijual halal, dan aman dikonsumsi. Sebaliknya makanan yang tidak halan akan ditinggalkan umat .

Ia menjelaskan  Pinbas  nantinya bisa bekerja sama dengan para koperasi, kemudian melakukan pembinaan bisnis halal, selanjutnya membantu mendapatkan bahan baku murah.

Ia berharap pembentukan Pinbas MUI itu mendapat dukungan dari pemerintah daerah dalam rangka membantu pelaku usaha kecil menengah di daerahnya.

“Pemerintah daerah diharapkan mendukung program Pinbas, dengan memfasilitasi melalui program pembinaan kewirausahaan, bantuan finansial, dan mensertifikasi halal usaha mereka,” Harap Syahruddin.

Sementara itu dalam seminar sehari sosialisasi dan pembentukan (Pusat Inkubasi Bisnis Syariah ) yang digelar MUI sepakat membentuk pengurus Pinbas tingkat kaltim dari hasil penjaringan para peserta Seminar mengerucut  H Ambo dale sebagai ketua Pinbas Kaltim.

Pengurus MUI menyambut baik terpilihnya H Ambo Dalle sebagai ketua Pinbas.

“ Saya berharapa pinbas kaltim nantinya bisa  melakukan pendampingan terhadap usaha kecil menengah dengan harapan bisa meningkatkan kemampuan usaha tersebut , saya berharap ketua Pinbas bisa mengkordinir dan mengakomidir dari berbagai kalangan demu suksesnya Pinbas,: Ujr sekertaris MUI kaltim H Syahrudin.  (Ghib)