DPP Penyiar Sholawat Wahidiah Jombang Silaturahmi ke MUI Samarinda

Samarinda (muikaltim,or id)  MUI Kota Samarinda  yang dipimpin Ketuanya KH Muhammad Mundzir bersama jajaranya  menerima silaturahmi dari DPP Penyiar Sholawat Wahidiah Jombang , para ulama dan tokoh tersebut  diterima  di ruang Ketua MUI Gedung kantor MUI Samarinda jalan juanda Kota samarinda, Kamis 15 januari 2026

Sementara itu Rombongan  tarekat yang dipimpin oleh pengasuh penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW)  Jombang KH M Anas Mubarok dan M Lukman hakim sebagai anggotanya, PSW Kaltim Hasyim adnan, PSW Kaltim saeroji.

Ketua MUI Samarinda KH Muhammad Mundzir merasa bahagia mendapat kunjungan dari DPP PSW jombang, karena selain sebagai alumni, bisa silaturahmi dengan tokoh tokoh ulama tarekat , ia berharap pertemuan mendapatkan berkah dan pahala serta ridho dari Allah SWT.

“Kami sangat berterimakasih atas kedatangan bapak bapak kyai , saya ucapkan  selamat datang, kedatangan bapak bapak tentu membawa berkah bagi kami, bukankah tamu itu membawa berkah, membawa rezeki ,” tegas Ketua MUI Samarinda KH Muhammad Mundzir.

Menurut mantan Ketua NU Kota Samarinda ini, MUI Samarinda sangat terbuka dan welcam menerima tamu dari mana asal dan latar belakang, apalagi sesama  ulama, ulama tarekat bisa saling mengetahui informasi ,keadaan dan kondisi  masing masing.

Sambil memperkenalkan diri dan jajaranya , KH Mundzir menjelaskan pengurus MUI adalah orang orang yang kredibilitasnya tidak diragukan lagi, mereka kebanyakan berlatar belakang dari pesantren atau kampus”Saya sampaikan pengurus MUI Samarinda bisa diajak kerjasama, mereka semua mumpuni, apalagi dari komisi fatwa, mereka semua ahli hukum, “Jelasnya.

Sementara dari DPD PSW M Anas Mubarok tersanjung dan bahagia bisa bersilaturahmi dengan para ulama, ustadz, ustadzah yang tergabung di MUI Samarinda, ini suatu penghargaan bagi nya.

“Saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga karena rombongan kami diterima dengan baik, semoga silaturahmi bisa terus tersambung, dan bisa bekerja sama”kata M Anas Mubarok.

Selanjutnya  ujar Anas Mubarok , tujuan silaturahmi adalah untuk silaturahmi dan ingin memperkenalkan sholawat wahidiyah, yang mana visi misinya  adalah upaya lahiriyah dan batiniyah untuk memperoleh kejernihan hati , ketenangan batin dan ketentraman jiwa menuju sadar atau makrifat kepada Alloh dan rosululloh dengan mengamalkan sholawat wahidiyah dan ajaran wahidiyah sesuai dengan bimbingan muallif sholawat wahidiyah.

“Adapun visinya , terwujudnya keselamatan, kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan, hidup lahir batin , material dan spiritual  didunia dan akhirat,”kata Mubarok

Mubarok menceritakan, Tarekat Wahidiyah awal mulanya didirikan oleh KH. Madjid Ma’ruf pada tahun 1963 .KH. Madjid Ma’ruf membuat Sholawat Wahidiyah ini setelah melakukan renungan dan riyadhah dan mendapat ilham melalui mimpi untuk menyusun sebuah sholawat
Ajaran utama Tarekat Wahidiyah adalah pembacaan Sholawat Wahidiyah selama 40 hari lamanya. Barang siapa yang telah mengamalkan ajaran ini, maka ia akan memperoleh ketenangan dan ketentraman batin.

“Kegiatan Sholawat Wahidiyah intinya adalah beribadah karena Allah SWT (lillah), niat mengikuti tuntunan Rasulullah SAW (lirrasul), dan niat mengikuti bimbingan Ghoutsu Hadzaz Zaman (lilghouts .Dalam mengamalkan Sholawat Wahidiyah, muslimin diharapkan untuk menghadirkan hati di hadapan Allah SWT, di hadapan Rasulullah SAW dengan adab lahir batin, memuliakan, dan cinta (mahabbah) setulus hati, “jelasnya

lanjut Mubarok, Sholawat Wahidiyah atau Tarekat Wahidiyah cepat berkembang dan diminati oleh berbagai kalangan termasuk masyarakat perkotaan, saat ini anggotanya sudah puluhan ribu di berbagai wilayah di Indonesia, dan setiap 6 bulan sekali diadakan pertemuan.

“Oleh karena itu saya berharap ketua MUI samarinda yang merupakan alumni Tarekat bisa mensosialisasikan tarekat ini kepada anggota MUI atau kaum muslimin yang ada di Samarinda,Harapnya.(Roghib)

 

 

Loading

Solverwp- WordPress Theme and Plugin

Sosial Media MUI Kaltim