RINGKASAN CERAMAH
PERSAUDARAAN MERAJUT PERSATUAN
Oleh : Drs. K.H. Muhammad Haiban
Wakil Ketua Umum
Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Timur
Disiarkan oleh Pro 1 RRI Samarinda dalam program Mutiara Pagi
- Persatuan sebagai Pilar Bangsa dan Ajaran Islam
- Indonesia yang Majemuk
- Indonesia adalah negara yang majemuk, beragam dalam suku, bahasa, budaya, dan agama.
- Namun, dalam ajaran Islam, persaudaraan dan persatuan adalah dua pilar penting yang wajib dijaga dan dirawat.
- Persatuan bangsa ini telah dirintis ratusan tahun yang lalu oleh para pedagang muslim yang berniaga sambil berdakwah, merangkai persatuan dari Sabang hingga Papua.
- Pelajaran dari Sejarah Persatuan
- Persatuan secara resmi disepakati pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, yang kemudian menjadi dasar kemerdekaan Indonesia 17 tahun berikutnya.
- Sebelum bersatu, perjuangan melawan penjajah (Portugis, Inggris, Belanda) selalu gagal karena masing-masing daerah berjuang sendiri.
- Perumpamaan Lidi: Lidi yang hanya satu tidak mampu menyapu kotoran atau mengangkat benda berat. Namun, ketika banyak lidi diikat atau dianyam menjadi satu, ia menjadi kuat untuk membersihkan atau mengangkat beban hingga 10 kilogram. Lidi yang berserakan tidak akan kuat.
- Perumpamaan Kabel Baja (Sling): Kabel besar untuk menahan bentangan jembatan atau mengangkat kontainer 20 ton terdiri dari kawat-kawat kecil yang dipintal menjadi satu tali besar.
- Inilah makna ungkapan: “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.”
- Persaudaraan sebagai Pondasi Persatuan
- Inti Persatuan adalah Persaudaraan
- Persatuan hanya akan kokoh bila didasari oleh persaudaraan.
- Kisah Rasulullah SAW di Madinah: Ketika berhijrah dari Makkah ke Madinah, hal pertama yang dilakukan Rasulullah SAW adalah mempersaudarakan kaum Muhajirin (Makkah) dan Anshar (Madinah).
- Sebelum kedatangan Rasulullah SAW, penduduk Madinah saling bermusuhan (seperti suku Aus dan Khazraj, Bani Qainuqah, dan Bani Nadir) dan berada di ambang kehancuran (di tepi jurang neraka, sebagaimana disebutkan dalam Surah Ali Imran).
- Setelah persatuan dan persaudaraan terwujud, Madinah menjadi negeri yang maju, bersinar, dan menjadi teladan dunia.
- Kisah Ratu Bilqis dan Kerajaan Saba
- Ratu Bilqis berhasil mempersaudarakan berbagai suku (Tababiah) menjadi satu bangsa, bangsa Saba.
- Persatuan suku-suku ini melahirkan karya-karya besar dan penguasaan teknologi, termasuk pembangunan bendungan raksasa yang tidak ada bandingannya, dan kemajuan dalam perkebunan berkat irigasi dari Sungai Arim.
- Negeri Saba menjadi baldatun thayyibah (negeri yang bersih/baik) di mana rakyatnya makmur, sejahtera, aman, damai, dan bebas dari korupsi, pencurian, atau unjuk rasa.
- Namun, setelah Bilqis wafat, raja berikutnya gagal mempersatukan. Perebutan kekuasaan dan kelalaian memperbaiki fasilitas umum menyebabkan kehancuran negeri itu.
- Sejarah ini diungkap Allah dalam Al-Qur’an (Surah Saba Ayat 15) agar menjadi ibrah (pelajaran) bagi kita.
- Hakikat Persaudaraan dalam Islam
- Ikatan Iman Adalah Ikatan Terkuat
- Persaudaraan yang paling kuat adalah persaudaraan dengan ikatan iman, bukan hanya ikatan darah.
- Contoh: Nabi Nuh adalah seorang mukmin/rasul, tetapi putranya, Kan’an, adalah orang kafir dan menjadi korban banjir besar. Demikian pula hubungan darah Rasulullah dengan Abu Sufyan, Abu Jahal, dan Abu Thalib tidak menjamin persaudaraan akidah.
- Allah berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 10: Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Karena itu, damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.
- Persaudaraan sejati didasarkan pada ikatan keimanan, yang memotivasi tiap mukmin untuk menjaga saudaranya.
- Pentingnya Pengorbanan
- Inti dari persaudaraan adalah pengorbanan.
- Seorang mukmin harus berani mengorbankan kepentingan diri sendiri.
- Rasulullah SAW bersabda: “Al muslimu akhul muslim” (Seorang muslim itu saudara dari orang muslim yang lain), maka jangan saling menghasut (fala tahasadu), jangan saling membelakangi (wala tadabaru), dan jangan saling membenci (wala tabaghodu).
- Jika persaudaraan tidak terwujud karena tidak adanya pengorbanan, maka persatuan hanyalah fatamorgana, mudah rusak seperti sarang laba-laba.
- Contoh pengorbanan saat ini adalah merasakan sakit yang dialami saudara muslim kita di Palestina dan membantu mereka dengan kemampuan finansial serta doa.
- Menyikapi Perselisihan
- Jika ada perselisihan sesama muslim, segera damaikan.
- Jika salah satu pihak tidak mau damai, maka ia harus ditekan agar kembali kepada ketentuan Allah untuk bersaudara.
- Kesimpulan
- Persatuan intinya adalah persaudaraan.
- Persaudaraan intinya adalah pengorbanan.
- Pengorbanan intinya adalah keimanan yang kokoh di dalam diri kita.
- Dalam menghadapi ancaman pemecah belah, baik dari internal maupun eksternal, kita harus waspada.
- Peganglah prinsip dalam Surah An-Nur: jika ada dua berita, utamakan berita dari seorang muslim, terutama ulama, karena ulama adalah orang yang takut kepada Allah.
![]()