Baznas Samarinda Silaturahmi dan Minta Nasehat ke MUI Kaltim

Pengurus MUI Prov Kaltim dan Pimpinan Baznas Samarinda yang baru dilantik(Foto Istimewa)

Samarinda www,muikaltim,or.id-Setelah pelantikan BAZNAS Kota Samarinda oleh Walikota Samarinda Andi Harun (29/12) lalu, pimpinan Baznas Samarinda langsung tancap  gas melaksanakan berbagai program diantaranya mengadakan silaturahmi dengan beberapa ormas  seperti MUI, Kementerian Agama Samarinda dan instansi terkait lainya.

Tujuan silaturtahmi disamping disamping memperkenalkan diri juga untuk minta saran dan nasehat agar Baznas Samarinda dalam melaksanakn tugasnya bisa maksimal.

Sementara itu dalam silaturahmi dengan MUI Prov kaltim pimpinan Baznas Samarinda  dipimpin Ketua BAZNAS Samarinda, Widyasmoro Eko Prawito, membawa semua wakilnya yaitu Wakil Ketua I Bidang  Pengumpulan Dana Zakat, Infak dan Sedekah, Ahmad Syahir Idris. Wakil Ketua II Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Dana Zakat, Infak dan Sedekah, Ahmad Imam Royani, Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan, Moh. Syamsul Hadi.,Akhmad Sirodz, Wakil Ketua IV membidangi sekretariat, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum .

Silaturahmi yang bertempat di Kantor MUI  Kalimantan Timur ,Jalan Harmonika  Samarinda, belum lama ini ( 11/1). Dari pihak MUI Prov kaltim  hadir  Ketua MUI  Kaltim KH Muhammad Rasyid,  Wakil Ketua MUI KH Muhammad Haiban,  Wakil Ketua MUI KH Bukhori Noor, Sekretaris Umum MUI Kaltim Drs H Samudi dan unsur sekrertariat MUI Kaltim  .

Dalam sambutannya Ketua Baznas Samarinda Widyasmoro Eko Prawito mengatakan, Keberadaan Majelis Ulama Indonesia mampu membimbing, membina dan mengayomi umat muslim khususnya dalam hal aturan untuk kemaslahatan umat. Untuk itu, Badan Amil Zakat Nasional samarinda  juga membutuhkan MUI sebagai orang tua yang mampu mengingatkan dan mengkritisi segala kebijakan aturan dalam pengelolaan zakat.

“Kami sengaja silaturahmi, pertama untuk memperkenalkan diri sebagai pimpinan Baznas yang baru dilantik, kami terus terang masih memerlukan bimbingan, arahan , bahkan mengingatkan kalau kami  dalam pengelolaan zakat ada yang belum pas,  kami juga memohon kepada MUI Prov Kaltim untuk bisa mengawal pelaksanaan program Baznas Kota Samarinda. Sekiranya ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya bisa dibantu untuk mencari solusi yang tepat,” ujar Widyasmoro Eko Prawito.

Ketua MUI Kalimantan Timur KH Muhammad Rasyid sangat mengapresiasi silaturtahmi tersebut sebagaiu suatu hal yang sangat positif,, sebagai  orang yang baru dilantik ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan peran dan fungsi kedua lembaga yang sama-sama bergerak dalam menegakkan syariah Islam

 “Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas Samarinda  yang telah berinisiatif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan MUI , karena insha Allah melalui pertemuan ini akan semakin menguatkan peran dan manfaat kedua lembaga bagi masyarakat”, tegasnya 

Ketua MUI  Kaltim KH Muhammad Rasyid  yang juga mantan Ketua Baznas Kaltim ini  meminta Baznas  Samarinda bisa mengubah warna buram Baznas,  selalu menjaga Amanah dalam mengelola dana Zakat, sedekah dan infaq, karena ini dana umat agar dana tersebut betul betul sesuai dengan fungsinya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim.

“Jangan sampai Baznas dalam pengelolaanya salah sasaran, atau tidak sesuai dengan aturan yang akan menyebabkan masalah dikemudian hari, tapi saya yakin ketua Baznas yang baru akan profesional, transparan, akuntabel, karena orang orangnya sudah melalui seleksi yang sangat ketat,” Kata Muhammad Rasyid.

KH Rasyid juga meminta kepada pengurus Baznas Samarinda dalam mengelola dana dari umat harus sesuai dengan syariah,  maslahah mursalah,  distribusi zakat tdk hanya konsumtif jangka panjang harus menjangkau yg product, kerjasama dan  Kolaborasi antara Baznas Kota dan BAZNAS Provinsi dan yang terpenting lagi  selalu  Koordinasi dg Kemenag, terkait tenaga administrasi.

KH Rasyid juga berpesan agar para pimpinan Baznas selalu kompak dan selalu komunikasi dalam menjalankan tugasnya, jangan mengambil kebijakan sendiri sendiri, dalam menjalankan keputusan atau program harus selalu didiskusikan dengan pimpinan lainya.

Dalam menyalurkan dana Baznas ke masyarakat hendaknya  Baznas harus berorientasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memerangi kemiskinan,”Beri masyarakat pancing, jangan berikan ikannya saja, dengan diberi modal masyarakat akan bisa berusaha dan meningkatkan pendapatanya.

Wakil Ketua Umum MUI kaltim KH Muhammad Haiban juga memberikan saran kepada Baznas Samarinda , agar lembaga ini mempunyai data yang riil sasaran distribusi. Pengurus Baznas juga harus kompak dalam menjalankan visi misi jangan berjalan sendiri sendiri.

Sekretaris Umum MUI Kaltim Drs Samudi tidak ketinggalan untuk memberikan saran kepada pengurus Baznas yang baru , hendaknya mengefektifkan pengumpulan zakat profesi ASN pemkot Samarinda, dengan mendatangi OPD 2 Kota Samarinda.

Wartawan/Redaktur : Moh Roghib