Kabar tersebut disampaikan oleh Endro S Efendi, Tour Leader Sultanah yang juga Ketua Forum Pemimpin Redaksi SMSI Kalimantan Timur. Ia menyampaikan bahwa rombongan jemaah yang berangkat dari Jakarta pada 3 Maret 2026 telah mendarat dengan selamat di Jeddah menggunakan maskapai Oman Air dengan transit di Muscat.
“Alhamdulillah, jemaah landing dengan lancar di Jeddah tanpa kendala. Kondisi aman dan seluruh layanan berjalan sesuai rencana,” ujar Endro.
Dalam rombongan tersebut turut serta mantan Bupati Berau Agus Tantomo bersama putranya. Total jemaah dalam penerbangan ini berjumlah 37 orang.
Endro juga menyampaikan bahwa rombongan umrah Free Hainan yang sebelumnya berangkat pada 19 Februari 2026 telah kembali ke Tanah Air dan tiba di Samarinda pada Senin (3/3/2026) sore melalui Bandara APT Pranoto.
Sementara itu, secara terpisah, Owner Sultanah Julia Wingantini menyampaikan bahwa pada Ramadan tahun ini Sultanah menggunakan beberapa maskapai internasional, yakni Hainan Airlines, Oman Air, Saudi Airlines, serta IndiGo untuk melayani penerbangan umrah, termasuk program umrah full Ramadan. Hingga saat ini, seluruh maskapai tersebut tetap beroperasi normal tanpa kendala.
“Kami mohon doa dari semua pihak, semoga seluruh penerbangan dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan lancar dan aman,” ujar Julia.
Untuk diketahui, dalam beberapa pekan terakhir situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas akibat eskalasi konflik regional. Kondisi tersebut berdampak pada pengaturan ulang rute penerbangan internasional, di mana sejumlah maskapai memilih menghindari wilayah udara tertentu demi alasan keselamatan, sehingga menyebabkan penundaan bahkan pembatalan penerbangan di beberapa negara.
Meski demikian, Endro menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah umrah di Mekkah tetap berjalan aman dan kondusif. Namun di lapangan, terasa adanya peningkatan pengamanan yang cukup signifikan. Petugas keamanan terlihat jauh lebih banyak, baik di dalam Masjidil Haram maupun di lingkungan sekitarnya.
Di sejumlah ruas jalan, kehadiran aparat keamanan tampak sangat intens. Bahkan pada jalur Madinah–Mekkah yang biasanya minim pemeriksaan, saat ini terlihat banyak pos pemeriksaan kendaraan yang dilakukan oleh petugas keamanan. Hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah peningkatan penjagaan tersebut berkaitan langsung dengan ketegangan geopolitik regional atau merupakan bagian dari pengamanan rutin selama bulan Ramadan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi pembatalan penerbangan dari maskapai yang digunakan Sultanah. Endro menambahkan bahwa dirinya masih berada di Mekkah dan bersiap untuk kembali ke Tanah Air.
“Sampai saat ini belum ada informasi pembatalan dari maskapai. Semoga semuanya tetap aman dan lancar,” pungkasnya. (esf)
Tags:
-
VivaBorneo
- Artikel
- Balikpapan
- Batu
- Berau
- Berita
- Berita Daerah
- Bontang
- Budaya
- Daerah
- DPRD Kaltim
- DPRD Samarinda
- Ekonomi & Bisnis
- Erau
- Gaya Hidup
- Hiburan
- Hukum & Kriminal
- Jatim
- Kalimantan Timur
- Kesehatan
- Konsultasi
- Konsultasi Remaja
- Kuliner
- Kutai Barat
- Kutai Kartanegara
- Kutai Timur
- Lingkungan Hidup
- Malang
- Nasional
- Nusantara
- Olahraga
- Olahraga Lain
- Opini
- Paser
- PDAM Samarinda
- Pemilu
- Pendidikan
- Politik dan Pemerintahan
- PPU
- Profil
- Profil Calog
- Profile
- Religi, Sosial & Budaya
- Samarinda
- Seni
- Sepakbola
- Serba-Serbi
- Sosial
- Tehnologi
- Umum
- Wisata
-
Pengunjung







Users Today : 1271
Users Yesterday : 4729
This Year : 376940
Total Users : 1440430
Total views : 12727790
Who’s Online : 48Your IP Address : 2001:448a:6102:7a16:98ca:28aa:ad8c:4be5Server Time : 2026-03-07Powered By XT Visitor Counter
![]()






Respon Pembaca
Silahkan tulis komentar anda…